2 Alasan Pelempar Konblok di Depok Diduga Warga Sekitar Jalan Juanda
Thursday, June 21, 2018
PELEMPAR konblok di Depok diduga warga sekitar Jalan Juanda atau tunawisma yang kerap hilir mudik disana.
Akibat lemparan konblok ini seorang bocah yang tengah dibonceng motor orangtuanya mengalami luka parah di kepala, bahkan tulang-tulang mukanya retak.
Dugaan pelempar konblok adalah warga sekitar atau tunawisma di Jalan Juanda berdasarkan sejumlah fakta dari keterangan para saksi di lokasi kejadian.
Inilah daftar faktanya :
1. Berjalan kaki
Petugas keamanan Zen Family Spa di Jalan Juanda, Depok, Christoper (48), mengatakan bahwa pelaku terlihat berlari usai beraksi melempar konblok ke arah motor yang ditumpangi bocah bernama Raffa.
Christopher menyebut seorang pengendara motor yang berada persis di belakang motor korban yang melihat itu.
Pengemudi motor itu, kata Christopher, melihat dari mulai pelaku mengambil konblok, lalu melemparnya, kemudian berlari ke arah Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Jalan Juanda merupakan jalan memanjang di Depok yang menghubungkan antara Jalan Raya Jakarta-Bogor dan Jalan Margonda Raya.
Sangat sedikit orang memilih berjalan kaki di Jalan Juanda ketika larut malam, apabila rumah atau tempat tinggal mereka tak di sekitar situ.
2. Rambut merah
Ayah korban sempat mengungkapkan fakta bahwa pelaku memiliki ciri berambut merah.
Ciri rambut merah ini menjurus ke tunawisma.
Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi.
Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi. (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)
Seperti diketahui, aksi pelemparan konblok oleh orang tak dikenal terjadi di Jalan Juanda, Depok, terjadi pada Jumat (15/6/2018) malam lalu.
Akibatnya konblok mengenai wajah Raffa Ismail hingga terluka parah yakni tulang pipi dan hidung retak serta mulut dab bibir, memar serta luka-luka.
Saat kejadian Raffa berada ditengah boncengan sepeda motor Vario B 6227 ZIA yang dikendarai ayahnya Hendi Permana (37) serta ibu RA, Fitri di paling belakang.
Mereka boncengan bertiga dan melintas di Jalan Juanda arah dari Jalan Raya Bogor, ke Jalan Margonda.
Tak jauh sebelum Zen Family Spa, mereka dilempar konblok oleh orang tak dikenal dan melukai wajah Raffa. Raffa sempat menjalani operasi di wajahnya di RS Polri, Kramatjati, karena kejadian ini.
sumber: Tribunnews